Jumat, 09 Maret 2012

Tolong Lihat Aku !


“Sudah dong jangan nangis lagi.. Maaf tadi itu ngga sengaja.. Masa cuma karena itu kamu nangis sih .” katamu menenangkanku . Aku menangis bukan karena bola yang sedang kau mainkan bersama teman-temanmu itu mendarat di kepalaku, bukan karena itu . Sakit yang kurasakan karena bola itu memang tidak terlalu sakit, tapi…… sikap dinginmu itulah yang menyakitkanku ..
Aku menyukai mu sudah dari lama, tapi aku tak berani menyatakan perasaanku karena kamu terlalu jauh untuk aku jangkau . Sakit, sakit rasanya kalau melihatmu dengan wanita lain . Tapi siapa aku ? siapa aku yang berani melarangmu dekat dengan wanita lain ? siapa aku ? aku bukanlah siapa-siapa mu . Aku hanya seorang wanita yang mengagumi mu dari kejauhan tanpa berani datang menghampirimu . Aku hanya seoarang wanita yang selalu memperhatikan Time Line twitter mu dan Profile Facebook mu untuk mengetahui setiap kegiatanmu . Dan aku hanya seorang wanita yang selalu menyayangi mu dari dulu sampai sekarang tanpa kau tau itu .
 Tapi di luar dugaan, kau ternyata sama sekali bukan tipe cowok yang romantic dan memanjakan pacarnya . Sedangkan aku, aku tipe cewek yang butuh perhatian dari orang yang di sayangnya. Kau selalu cuek dengan keadaan di sampingmu . Sikapmu terlalu dingin, terlalu dingin untuk ku . Bahkan untuk menyakan keadaanku saja kau tak bisa . Setiap handphone ku bordering aku selalu berharap itu dari kamu. Setiap handphone ku berdering aku selalu berharap contact yang muncul itu nama mu . Setiap handphone ku berdering aku selalu berharap ada pesan singkat dari mu . Walau hanya sekedar menanyakan kabarku saja aku sudah sangat senang .
Apa kau sadar ? Bertemu pun kita jarang sayang . Kau selalu saja punya alasan jika aku mengajakmu pergi . Seakan kau itu orang yang paling sibuk di antara orang-orang yang sibuk . Apa sebegitu sibuknya kau sampai tak ada sedikitpun waktu untukku ? Padahal dalam setiap kesibukanku aku selalu menyempatkan waktu untukmu . Aku selalu mencoba untuk mengerti, aku selalu mencoba untuk selalu positive thinking . Aku selalu berkata “ Iya, ngga apa-apa kok J “ kamu tau ? arti dari kata-kata itu bukanlah kenyataan yang sebenarnya , yang sesungguhnya itu adalah aku kenapa-napa . Aku cuma pengen kamu “sedikit” peka dengan perasaan ini . Tapi percuma aku berharap karena pada kenyataannya kamu memang terlalu dingin .
Kamu punya pulsa, tapi kamu tidak pernah bisa sms atau menelpon ku . Kamu bisa update status di Facebook, tapi kamu tidak bisa mengirim obrolan ke dinding facebook ku . Kamu bisa nge-twitt di twitter dan muncul di TL ku, tapi kamu tidak bisa mention aku . Kau harusnya tau, ada seseorang yang selalu menunggu untuk mendapatkan kabar darimu . Orang yang selalu cemas dengan keadaanmu . Orang yang menghawatirkanmu . Tapi apa pernah kau menghawatirkannya dan ingin tau keadaannya ? apa pernah ? TOLONG LIHAT AKU ! Aku disini dalam status “berpacaran” denganmu, tapi sikap mu seperti acuh tak acuh padaku . Sebenernya apa perasaanmu padaku ? kau sungguh menyayangi ku atau hanya ingin memermainkanku ?
AKU MASIH BERTAHAN ! Aku bertahan karena aku yakin, suatu saat Tuhan akan membukakan mata hatimu untuk mau melihatku . Melihat orang yang berjuang mempertahankan hubungannya demi orang yang sangat ia sayang . Kalau aku tidak menyayangimu, kalau aku tidak benar-benar menyukaimu lalu apa gunanya aku bertahan sampai sejauh dan sesakit ini . Aku bisa saja pergi dari sini, tapi nyatanya aku tetap bertahan sampai detik ini untuk kamu . Aku hanya akan pergi jika memang kamu yang memintaku untuk pergi. Dan jika saat itu terjadi aku akan berusaha melupakanmu, melupakan semua tentang dirimu .  Sakit memang bertahan seperti ini, tapi lebih sakit lagi kalau aku harus melepasmu . Selama aku masih kuat untuk bertahan, aku tidak akan pernah mau melepasmu .
Sakit dari bola itu tidak seberapa dengan sakit yang ada di hati ini . Sakit dari sikap dingin mu itu . Sakit dari sikap acuh tak acuh mu itu . Aku tak minta banyak dari mu, aku hanya ingin minta perhatianmu. Perhatianmu padaku ! Dan yang aku tau, aku tidak akan pernah bisa menjadi orang yang pertama untukmu . Karena di sisimu masih ada orang-orang yang jauh lebih penting dariku . Bahkan aku tidak tau apa aku ada di hatimu atau tidak . Hanya kau dan Tuhan yang tau apa yang ada di dalam hatimu itu . Sedangkan aku, hanya aku , Tuhan dan air mata yang tau bagaimana perasaan dan hatiku saat ini .  Tenang, aku sudah biasa kamu giniin . Aku sudah biasa kamu abaikan . Aku sudah biasa dengan sikap dinginmu . Tanpa kamu tau aku sudah biasa mengeluarkan air mata untukmu .  Yang harus kamu tau, aku disini akan terus bertahan hingga kau sungguh-sungguh melihatku di sampingmu .

Tidak ada komentar: