PEMBANGIT LISTRIK TENAGA SURYA (PLTN)
Dosen : Ekki Kurniawan
Nama : Siti Nur Azizah Sugiharto
NIM : 1102144026
Kelas : EL-38-01 Telkom University
11.
Apa yang dimaksud isotop?
Jawab:
Isotop adalah bentuk dari unsur yang nukleusnya memiliki nomor atom yang sama,tetapi jumlah proton di nukleus dengan massa atom yang berbeda karena mereka memiliki jumlah neutron yang berbeda.
22.
Apa yang dimaksud Uranium yang
diperkaya?
Jawab:
Uranium di mana proporsi isotop
uranium-235 telah ditingkatkan dengan menghapus uranium-238 mekani
33.
Apa perbedaan reaksi berantai dalam
nuklir dan reaksi berantai dalam atom?
Jawab:
reaksi berantai
nuklir adalah sebuah proses di mana dua
nuklei atau partikel nuklir bertubrukan, untuk memproduksi hasil yang berbeda
dari produk awal (reaksi fisi)
Reaksi berantai atom ialah serangkaian pemecahan inti (reaksi fusi)
44.
Apa yang dimaksud dengan radioaktif?
Jawab:
Radioaktif berhubungan dengan pemancaran partikel dari
sebuah inti atom. Unsur radioaktif adalah unsur yang mempunyai nomor atom
di atas 83.
55.
Kenapa pada BWR(Boiled Water Reaktor)
dan PWR(Preassure Water Reaktor) harus dipakai uranium yang diperkaya?
Jawab:
Uranium
di kerak bumi terdeposit bersama-sama dengan mineral lainnya. Agar dapat
menghasilkan energi yang efisien, uranium harus diolah melalui serangkaian
tahapan proses yang panjang dan komplek dibanding pemrosesan bahan bakar fosil
seperti batubara, minyak, dan gas.
66.
Bagaimana prinsip kerja PLTN yang
memakai PWR dan BWR bandingkan untung dan ruginya?
Jawab:
sistim kerja PLTN
dengan Reaktor Air Tekan lebih rumit dibandingkan dengan sistim Reaktor Air
Didih. Namun jika dilihat pada sistim keselamatannya, Reaktor Air Tekan lebih
aman dibandingkan dengan Reaktor Air Didih. Pada Reaktor Air Tekan perputaran
sistim pendingin primernya betul-betul tertutup, sehingga apabila terjadi kebocoran
bahan radioaktif di dalam teras reaktor tidak akan menyebabkan kontaminasi pada
turbin. Sedang pada Reaktor Air Didih, kebocoran bahan radioaktif yang terlarut
dalam air pendingin primer dapat menyebabkan terjadinya kontaminasi pada
turbin. Reaktor Air Tekan juga mempunyai keandalan operasi dan keselamatan yang
sangat baik. Salah satu faktor penunjangnya adalah karena reaktor ini mempunyai
koefisien reaktivitas negatif. Apabila terjadi kenaikan suhu dalam teras
reaktor secara mendadak, maka daya reaktor akan segera turun dengan sendirinya.
Namun karena menggunakan dua sistim pendingin, maka efisiensi thermalnya
sedikit lebih rendah dibandingkan dengan Reaktor Air Didih.
77.
Jelaskan bagaimana daya yang
dihasilkan reactor nuklir dapat diukur?
Jawab: Untuk mendapatkan gambaran tentang besarnya energi yang dapat dilepaskan oleh reaksi nuklir, berikut ini diberikan contoh perhitungan sederhana. Ambil 1 g (0,001 kg) bahan bakar nuklir 235U. Jumlah atom di dalam bahan bakar ini adalah :
N = (1/235)
x 6,02 x 1023 = 25,6 x 1020 atom 235U.
Karena
setiap proses fisi bahan bakar nuklir 235U disertai dengan pelepasan energi
sebesar 200 MeV, maka 1 g 235U yang melakukan reaksi fisi sempurna dapat
melepaskan energi sebesar :
E = 25,6 x
1020 (atom) x 200 (MeV/atom) = 51,2 x 1022 MeV
Jika energi tersebut dinyatakan dengan satuan Joule (J), di
mana 1 MeV = 1.6 x 10-13 J, maka energi yang dilepaskan menjadi :
E = 51,2 x
1022 (MeV) x 1,6 x 10-13 (J/MeV) = 81,92 x 109 J
Dengan
menganggap hanya 30 % dari energi itu dapat diubah menjadi energi listrik, maka
energi listrik yang dapat diperoleh dari 1 g 235U adalah :
Elistrik =
(30/100) x 81,92 x 109 J = 24,58 x 109 J
Karena 1J = 1 W.s
( E = P.t), maka peralatan elektronik seperti pesawat TV dengan daya (P) 100 W
dapat dipenuhi kebutuhan listriknya oleh 1 g 235U selama :
t =
Elistrik / P = 24,58 x 109 (J) / 100 (W) = 24,58 x 107 s
Angka 24,58
x 107 sekon (detik) sama lamanya dengan 7,78 tahun terus-menerus tanpa
dimatikan. Jika diasumsikan pesawat TV tersebut hanya dinyalakan selama 12
jam/hari, maka energi listrik dari 1 g 235U bisa dipakai untuk mensuplai
kebutuhan listrik pesawat TV selama lebih dari 15 tahun.
Contoh
perhitungan di atas dapat memberikan gambaran yang cukup jelas mengenai
kandungan energi yang tersimpan di dalam bahan bakar nuklir. Energi panas yang
dikeluarkan dari pembelahan satu kg bahan bakar nuklir 235U adalah sebesar 17
milyar kilo kalori, atau setara dengan energi yang dihasilkan dari pembakaran
2,4 juta kg (2.400 ton) batubara. Melihat besarnya kandungan energi tersebut,
maka timbul keinginan dalam diri manusia untuk memanfaatkan energi nuklir
sebagai pembangkit listrik dalam rangka memenuhi kebutuhan energi dalam
kehidupan sehari-hari.
88.
PLTN tipe apa yang memakai Uranium
alam (unreawnable)?
Jawab:
PLTN tipe Reaktor
Air Tekan (Pressurized Water Reactor ; PWR)
99.
Apa yang dimaksud limbah PLTN?
Jawab:
limbah PLTN yaitu limbah radioaktif tingkat tinggi yang
dihasilkan dapat bertahan hingga ribuan tahun. AS siap menampung limbah ex PLTN
dan reactor riset. Limbah tidak harus disimpan dinegara PLTN dan reactor riset.
Untuk limbah dari insutri penggunaan zat radioaktif, bisa diolah di instalasi
pengolahan limbah zat radioaktif, missal yang dimiliki oleh BATAN Serpong.
110.
Sebutkan untung rugi PLTN dibandingkan
dengan PLTU?
Jawab:
·
Tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca (selama
operasi normal) - gas rumah kaca hanya dikeluarkan ketika Generator Diesel
Darurat dinyalakan dan hanya sedikit menghasilkan gas) sedangkan pada pltu
selalu ada asap dengan jumlah besar yang dihasilkan sehingga bencana global
warming lebih besar terjadi
·
Tidak mencemari udara - tidak menghasilkan gas-gas berbahaya
sepert karbon monoksida, sulfur dioksida, aerosol, mercury, nitrogen oksida, partikulate
atauasap fotokimia sedangkan asap
yang terbuang dari PLTU terdapat gas gas beracun
·
Sedikit menghasilkan limbah padat (selama
operasi normal)
· Biaya bahan bakar rendah - hanya
sedikit bahan bakar yang diperlukan jika
·
Ketersedian bahan bakar yang melimpah - sekali lagi,
karena sangat sedikit bahan bakar yang diperlukan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar