Minggu, 20 Desember 2015

Tugas SCD PLTN

TUGAS SISTEM CATU DAYA
PEMBANGIT LISTRIK TENAGA SURYA (PLTN)

Dosen : Ekki Kurniawan
Nama  : Siti Nur Azizah Sugiharto 
NIM    : 1102144026
Kelas   : EL-38-01 Telkom University



11.       Apa yang dimaksud isotop?
Jawab:
Isotop adalah bentuk dari unsur yang nukleusnya memiliki nomor atom yang sama,tetapi jumlah proton di nukleus dengan massa atom yang berbeda karena mereka memiliki jumlah neutron yang berbeda.

22.       Apa yang dimaksud Uranium yang diperkaya?
Jawab:
Uranium di mana proporsi isotop uranium-235 telah ditingkatkan dengan menghapus uranium-238 mekani
                                                                 
33.     Apa perbedaan reaksi berantai dalam nuklir dan reaksi berantai dalam atom?
Jawab:
reaksi berantai nuklir adalah sebuah proses di mana dua nuklei atau partikel nuklir bertubrukan, untuk memproduksi hasil yang berbeda dari produk awal (reaksi fisi)
Reaksi berantai atom ialah serangkaian pemecahan inti (reaksi fusi)

44.     Apa yang dimaksud dengan radioaktif?
Jawab:
Radioaktif berhubungan dengan pemancaran partikel dari sebuah inti atom. Unsur radioaktif adalah unsur yang mempunyai nomor atom di atas 83.

55.    Kenapa pada BWR(Boiled Water Reaktor) dan PWR(Preassure Water Reaktor) harus dipakai uranium yang diperkaya?
Jawab:
 Uranium di kerak bumi terdeposit bersama-sama dengan mineral lainnya. Agar dapat menghasilkan energi yang efisien, uranium harus diolah melalui serangkaian tahapan proses yang panjang dan komplek dibanding pemrosesan bahan bakar fosil seperti batubara, minyak, dan gas.

66.    Bagaimana prinsip kerja PLTN yang memakai PWR dan BWR bandingkan untung dan ruginya?
Jawab:
sistim kerja PLTN dengan Reaktor Air Tekan lebih rumit dibandingkan dengan sistim Reaktor Air Didih. Namun jika dilihat pada sistim keselamatannya, Reaktor Air Tekan lebih aman dibandingkan dengan Reaktor Air Didih. Pada Reaktor Air Tekan perputaran sistim pendingin primernya betul-betul tertutup, sehingga apabila terjadi kebocoran bahan radioaktif di dalam teras reaktor tidak akan menyebabkan kontaminasi pada turbin. Sedang pada Reaktor Air Didih, kebocoran bahan radioaktif yang terlarut dalam air pendingin primer dapat menyebabkan terjadinya kontaminasi pada turbin. Reaktor Air Tekan juga mempunyai keandalan operasi dan keselamatan yang sangat baik. Salah satu faktor penunjangnya adalah karena reaktor ini mempunyai koefisien reaktivitas negatif. Apabila terjadi kenaikan suhu dalam teras reaktor secara mendadak, maka daya reaktor akan segera turun dengan sendirinya. Namun karena menggunakan dua sistim pendingin, maka efisiensi thermalnya sedikit lebih rendah dibandingkan dengan Reaktor Air Didih.

77.   Jelaskan bagaimana daya yang dihasilkan reactor nuklir dapat diukur?
Jawab:  
Untuk mendapatkan gambaran tentang besarnya energi yang dapat dilepaskan oleh reaksi nuklir, berikut ini diberikan contoh perhitungan sederhana. Ambil 1 g (0,001 kg) bahan bakar nuklir 235U. Jumlah atom di dalam bahan bakar ini adalah :
 N = (1/235) x 6,02 x 1023 = 25,6 x 1020 atom 235U.
 Karena setiap proses fisi bahan bakar nuklir 235U disertai dengan pelepasan energi sebesar 200 MeV, maka 1 g 235U yang melakukan reaksi fisi sempurna dapat melepaskan energi sebesar :
 E = 25,6 x 1020 (atom) x 200 (MeV/atom) = 51,2 x 1022 MeV
 Jika energi tersebut dinyatakan dengan satuan Joule (J), di mana 1 MeV = 1.6 x 10-13 J, maka energi yang dilepaskan menjadi :
 E = 51,2 x 1022 (MeV) x 1,6 x 10-13 (J/MeV) = 81,92 x 109 J
 Dengan menganggap hanya 30 % dari energi itu dapat diubah menjadi energi listrik, maka energi listrik yang dapat diperoleh dari 1 g 235U adalah :
 Elistrik = (30/100) x 81,92 x 109 J = 24,58 x 109 J  
Karena 1J = 1 W.s ( E = P.t), maka peralatan elektronik seperti pesawat TV dengan daya (P) 100 W dapat dipenuhi kebutuhan listriknya oleh 1 g 235U selama :
 t = Elistrik / P = 24,58 x 109 (J) / 100 (W) = 24,58 x 107 s
 Angka 24,58 x 107 sekon (detik) sama lamanya dengan 7,78 tahun terus-menerus tanpa dimatikan. Jika diasumsikan pesawat TV tersebut hanya dinyalakan selama 12 jam/hari, maka energi listrik dari 1 g 235U bisa dipakai untuk mensuplai kebutuhan listrik pesawat TV selama lebih dari 15 tahun.
 Contoh perhitungan di atas dapat memberikan gambaran yang cukup jelas mengenai kandungan energi yang tersimpan di dalam bahan bakar nuklir. Energi panas yang dikeluarkan dari pembelahan satu kg bahan bakar nuklir 235U adalah sebesar 17 milyar kilo kalori, atau setara dengan energi yang dihasilkan dari pembakaran 2,4 juta kg (2.400 ton) batubara. Melihat besarnya kandungan energi tersebut, maka timbul keinginan dalam diri manusia untuk memanfaatkan energi nuklir sebagai pembangkit listrik dalam rangka memenuhi kebutuhan energi dalam kehidupan sehari-hari. 


88.    PLTN tipe apa yang memakai Uranium alam (unreawnable)?
Jawab:
PLTN tipe Reaktor Air Tekan (Pressurized Water Reactor ; PWR)

99.    Apa yang dimaksud limbah PLTN?
Jawab:
limbah PLTN  yaitu limbah radioaktif tingkat tinggi yang dihasilkan dapat bertahan hingga ribuan tahun. AS siap menampung limbah ex PLTN dan reactor riset. Limbah tidak harus disimpan dinegara PLTN dan reactor riset. Untuk limbah dari insutri penggunaan zat radioaktif, bisa diolah di instalasi pengolahan limbah zat radioaktif, missal yang dimiliki oleh BATAN Serpong.

110.   Sebutkan untung rugi PLTN dibandingkan dengan PLTU?
Jawab:  
·   Tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca (selama operasi normal) - gas rumah kaca hanya dikeluarkan ketika Generator Diesel Darurat dinyalakan dan hanya sedikit menghasilkan gas) sedangkan pada pltu selalu ada asap dengan jumlah besar yang dihasilkan sehingga bencana global warming lebih besar terjadi
·      Tidak mencemari udara - tidak menghasilkan gas-gas berbahaya sepert karbon monoksidasulfur dioksidaaerosolmercurynitrogen oksida, partikulate atauasap fotokimia sedangkan asap yang terbuang dari PLTU terdapat gas gas beracun
·   Sedikit menghasilkan limbah padat (selama operasi normal)
·   Biaya bahan bakar rendah - hanya sedikit bahan bakar yang diperlukan jika
·    Ketersedian bahan bakar yang melimpah - sekali lagi, karena sangat sedikit bahan bakar yang diperlukan

Tidak ada komentar: